Wednesday, January 10, 2018

Jenis Jenis kerontokan Rambut

Kerontokan rambut telah menjadi masalah yang sangat umum dan melanda hampir semua kalagnan baik laki-laki maupun perempuan, berbagai produk anti rambut rontokpun bermunculan dalam berbagai bentuk dan varian.

Namun ternyata dari sisi medis, kerontokan pada rambut ada berbagai macam jenis, yang semuanya itu memiliki karakteristik yang berbeda, dan tentu untuk penanganan yang efektif, kamu harus tahu termasuk jenis kerontokan rambut yang manakah rambut rontok yang kamu alami itu.

Maka, berikut ini sedikit ulasan mengenai perbedaan berbagai jenis kerontokan rambut yang umum dialami manusia.

1. Trikotilomania

Trikotilomania sebetulnya merupakan kerontokan rambut yang tak berhubungan dengan kesehatan rambut ataupun kulit kepala. Trikotilomania merupakan salah satu jenis gangguan mental di mana penderitanya memiliki dorongan tak tertahankan untuk mencabuti rambutnya. Biasanya dilakukan untuk meredam stres dan cemas yang dialami.

Jadi untuk mengatasi kerontokan rambut karena trikotilomania, yang harus menjadi perhatian adalah merehabilitasi kesehatan mental sang penderita, agar penderita mampu menahan diri untuk tidak mencabuti rambutnya ketika sedang stres dan tertekan.

2. Alopecia Areata

Alopecia Areata merupakan jenis kerontokan rambut di mana ciri utamanya adalah area kebotakan yang membulat dan hanya pada daerah tertentu saja pada kepala. Kerontokan rambut jenis ini biasanya terjadi karena gangguan sistem imun yang seharusnya melindungi tubuh dari serangan virus dan bakteri namun tak mampu melakukan tugasnya dengan baik sehingga folikel rambut menjadi bermasalah dan akhirnya kehilangan kemampuan untuk tumbuh.

Kerontokan rambut jenis ini juga bisa dipicu karena infeksi virus, gangguan hormon, trauma atau tekanan fisik dan psikis. penanganan Alopecia Areata biasanya diupayakan dengan mengoleskan obat-obat perangsang pertumbuhan rambut seperti Minoxidil dan Kortikosteroid.

3. Alopecia Universalis

Sama seperti alopecia areata, alopecia universalis juga merupakan kerontokan rambut yang terjadi akibat gangguan autoimun, yang mana sistem imun seseorang justru menyerang folikel rambut hingga akhirnya kehilangan kemampuan untuk tumbuh. Kerontokan rambut jenis ini juga dipengaruhi oleh keadaan genetik seseorang.

Bedanya dengan alopecia areata, alopecia universalis justru menyebabkan kerontokan pada seluruh rambut yang ada di tubuh. Perawatan kerontokan rambut jenis ini bisa menggunakan kontak imunoterapi dan kortikosteroid.

4. Telogen Effluvium

Telogen Effluvium merupakan jenis kerontokan rambut umum yang biasa terjadi akibat stres dan mendorong folikel rambut masuk dalam fase istirahat hingga rambut kemudian rontok dan menipis. Namun tak usah khawatir dan bingung memikirkan penanganannya, karena umumnya kerontokan akan berhenti saat stres dan pikiran mulai dalam keadaan baik kembali.

5. Alopecia Involusional

Alopecia Involusional sangat umum terjadi dan hampir dialami oleh semua orang, kerontokan rambut jenis ini terjadi akibat penipisan rambut yang terjadi seiring bertambahnya usia. Terjadi akibat folikel rambut yang semakin banyak masuk ke dalam colagen sehingga jumlah rambut secara bertahap berkurang dan semakin menipis. Kondisi ini normal dan alami terjadi seiring waktu.

6. Alopecia Androgenik

Kerontokan jenis ini dipengaruhi oleh keadaan genetik seseorang dan dapat menyerang pria maupun wanita. Pada pria umumnya kerontokan dimulai pada bagian atas kepala dan terus habis. Dan pada wanita biasanya dimulai dengan perenggangan jarak rambut dan kemudian secara bertahap menipis dari ubun-ubun. Untuk mengatasinya bisa menggunakan transplantasi rambut ataupun aksesoris seperti wig.

Post a Comment: