Wednesday, February 27, 2019

Fenomena Menarik Di Langit Di Bulan Juni

Indahnya langit malam tak henti-hentinya membuat manusia di Bumi berdecak kagum. Mulai dari fenomena langka hingga yang biasa terjadi sekalipun tetap menjadi magnet tersendiri.

Bulan Juni 2019 menawarkan beberapa fenomena langit malam yang menarik untuk disaksikan. Pasalnya terdapat tiga fenomena yang unik sekaligus. Yuk, kita simak ulasan tiga fenomena tersebut.

1. Bukan sembarang purnama, Juni adalah waktunya Bulan purnama stroberi

Bulan pada Senin (17/6) akan mengalami fase purnama. Uniknya, purnama ini disebut dengan purnama stroberi. Apakah Bulan akan nampak seperti buah stroberi dari Bumi? Tentu saja tidak! Penamaan stroberi ini ternyata berasal dari penyebutan suku Algonquin di Amerika melansir dari laman Nasa.gov.

Perlu diketahui, setiap bulan kalender memiliki sebutan masing-masing untuk Bulan purnamanya. Para petani di sana mengaitkan penamaan Bulan purnama sebagai penanda pergantian musim. Bulan stroberi adalah sebutan Bulan purnama bulan Juni. Artinya, beberapa daerah di Amerika Utara sedang mengalami panen stroberi. Jadi, ini hanya sebutan masyarakat lokal ya.

2. Ada konjungsi Bulan-Jupiter yang akan menuntun kita menemukan Jupiter secara mudah

Konjungsi adalah salah satu peristiwa astronomi yang cukup sering terjadi. Pergerakan yang terjadi pada benda-benda langit mengakibatkan jarak mereka saling mendekat maupun menjauh. Saat dua atau lebih benda langit berada dalam jarak terdekat, itulah yang disebut konjungsi.

Untuk malam ini, yang terjadi adalah konjungsi Bulan-Jupiter. Artinya, Bulan dan Jupiter sedang berada dalam jarak terdekatnya. Seperti di poin sebelumnya, Bulan akan bersinar terang dalam fase purnama. Kemudian pada jarak 1.7 derajat di atas Bulan akan nampak sebuah titik terang tak berkedip di langit, itulah Jupiter.

Dikutip dari software Stellarium, magnitudo atau tingkat kecerlangan Jupiter dilihat dari Bumi sebesar -2.61. Dari skala ini berarti Jupiter nampak cukup terang. Lalu, bagaimana jika ingin melihat permukaan Jupiter seperti di buku-buku dan internet? Caranya mudah sekali, keluarkanlah teleskop! Arahkan tabung teleskop ke Jupiter dan taraaa kamu bisa melihat Jupiter dan tiga satelit besarnya!

3. Konjungsi masih berlanjut, besok bakal ada konjungsi Mars-Merkurius

Pernah bermimpi untuk traveling atau tinggal di Mars? Kalau pernah, apakah kamu sudah pernah melihat Mars dari Bumi? Jika belum, kamu bisa memanfaatkan momen konjungsi Mars-Merkurius. Esok hari, kedua planet ini berada pada jarak sekitar 0.2 derajat. Cukup dekat bukan? mendekati 0 derajat!

Sama seperti melihat Jupiter, kenampakan masing-masing planet ini bisa kamu lihat menggunakan teleskop.Sayangnya, kamu tidak bisa leluasa mengamatinya. Sebab, Mars dan Merkurius saat ini berada di dekat Matahari. Kamu bisa mengamati kedua planet ini segera ketika Matahari terbenam. Sekitar pukul 18.00 WIB, kedua planet ini akan nampak terang tak berkedip di timur. Kemudian, kedua planet ini akan tenggelam sekitar pukul 19.30 WIB.

Jika tidak ada waktu untuk mengamati pada esok malam, sebetulnya kamu bisa mengamati kedua planet ini malam ini maupun lusa. Hanya saja, jaraknya tidak sedekat pada hari Selasa esok.

Post a Comment: